Senin, 21 Juli 2014

Koenigsegg One:1, Calon Pemecah Rekor Mobil Tercepat

// // Leave a Comment
Angelholm, KompasOtomotif - Mobil eksotis edisi terbatas, Koenigsegg One:1, proses pengenalan dilaksanakan lebih cepat sebelum debut di Geneva Motor Show 2014. Manufaktur asal Swedia itu akhirnya merilis spesifikasi resmi sejak rumor kelahirannya merebak pada November 2012. Di atas kertas, mobil bertenaga 1.360 PS dengan bobot 1.360 kg ini siap mematahkan Guinness World Records kecepatan mobil produksi tercepat milik Bugatti Veyron pada 2010 atau Hennessey Venom yang baru saja mengukuhkan diri.
Perebutan siapa pemangku gelar mobil tercepat sejagat raya terus menjadi perhatian. Koenigsegg mengklaim, One:1 bisa digeber hingga 439.3 kpj, lebih cepat dari rekor Veyron  428 kpj dan 435,3 kpj oleh Venom. Lebih memukau lagi, dikatakan, 0-400 kpj bisa ditempuh sekitar 20 detik.
Selain keunggulan rasio berat dan tenaga, kemampuan itu didapat dari mesin yang lebih “kecil” dibanding dua kontestan lainnya. Mesin V8 5.0 liter turbo ganda dengan transmisi tiptonic 7-percepatan yang dilengkapi electronic rear differential untuk memaksimalkan putaran tenaga ke kedua ban belakang.
RinganMeski memakai basis yang sama, One:1 lebih ringan 20 persen dari supercar Koenigsegg sebelumnya, Agera. Kit aerodinamis selalu aktif membantu daya tekan bawah hingga 2G, sementara sayap belakang menghasilkan downforce hingga 610 kg. Piringan rem carbon-ceramicdi semua roda dipersenjatai enam kaliper piston, dikatakan, hanya butuh 10 detik membuat mobil berhenti sempurna dari 400 kpj.
Sebagian besar kokpit menggunakan serat karbon, termasuk jok bucket yang dilapisi Alcantara. Meski statusnya mobil sirkuit, masih ada sistem entertainment buat penumpang. Selain buat hiburan, fitur GPS pada layar monitor juga bisa digunakan untuk program sistem “Predictive Active Track Mode” yang bisa dioperasikan saat dipacu di trek.
Secara teori, One:1 akan menjadi pesaing serius buat McLaren P1, Ferrari LaFerrari, dan Porsche 918 Spyder. Koenigsegg hanya akan membuat 6 unit, sayangnya semua unit telah sold out dan jadi warga negara China.

0 komentar:

Poskan Komentar